- Homonim : dibaca sama, ditulis sama, artinya beda. contoh : ular berbisa bisa mematikan bagi yang digigitnya.
- Polisemi : makna pusat sama. contoh : bapak kepala sekolah sudah dua hari sakit kepala. kata-katanya : Kepala.
- Homofon : ditulis beda, dibaca sama, beda arti. contoh : bang udin mengambil uang di bank. kata-katanya : Bang dan Bank.
- Hipernim : yang mempunyai kata umum dan khusus. contoh : saya menyenangi bunga seperti bunga anggrek, kata umum : bunga. kata khusus : bunga anggrek
- Homograf : dibaca bedam ditulis sama, artinya beda, contoh : sebelum apel saya membeli apel. kata-katanya : apel (baris atau upacara) dengan buah apel
- berantonim : tinggi rendahnya nilai seseorang tergantung terhadap gia belajarnya
- bersinonim : perasaan riang gembira mulai muncul di kehidupanku
- Kata bilangan kumpulan : dua orang anak itu perigi ke pasar
- Kata bilangan tingkatan : dsafira duduk di bangku ke tiga dari depan.
- Kata bilangan utama : aku membeli dua spidol
- Kata bilangan tak tentu :semua siswa pergi ke Bali
- kata ulang murni : siswa-siswa, anak-anak, buku-buku.
- kata ulang berubah bunyi : lauk pauk, warna warni.
- kata ulang sebagian : bermain-main, dimana-mana.
- kata ulang berimbuhan : tumbuh-tumbuhan, mobil-mobilan
Rabu, 05 Desember 2012
Perubahan makna
Posted by Unknown on 07.26 with No comments
Categories:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar